Gambar: Gambar ini merupakan tabel visual lengkap dari Rekapitulasi Sementara Peraih Suara Terbanyak Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026. Tabel tersebut mencantumkan nama desa dan nama calon terpilih di 23 kecamatan di seluruh Kabupaten Bekasi. Terdapat catatan redaksi di bagian bawah yang menyebutkan bahwa data dihimpun oleh tim Wakabiro Endam dan Desa Ciantra tidak ikut dalam pelaksanaan Pilkades Serentak 2026. Di sudut kiri atas, terdapat logo UTUSAN RAKYAT NEWS NETWORK.
BEKASI (Utusan Rakyat) – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang diselenggarakan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu, 20 September 2026, berlangsung dengan tertib, aman, damai, dan lancar.
Pilkades bagi masyarakat desa merupakan sebuah tradisi sakral sekaligus momen silaturahmi akbar. Sebagai sebuah ajang kompetisi, dinamika kemenangan dan kekalahan menjadi hal yang lumrah. Strategi kolektif antara calon kepala desa dan tim pemenangan menjadi kunci kesuksesan dalam meraih simpati masyarakat. Namun, bagi pihak yang memperoleh suara lebih sedikit, hal tersebut bukanlah sebuah kekalahan mutlak, melainkan bagian dari keunikan pesta demokrasi di tingkat akar rumput.
Menariknya, para kader dan pendukung dari seluruh calon tetap menunjukkan kesetiaan dan sportivitas tinggi. Kemeriahan pesta rakyat dirasakan oleh semua pihak, baik pendukung calon yang unggul maupun yang belum beruntung.
Sikap bijak juga ditunjukkan oleh para calon terpilih. Salah satunya adalah Kades Markun di Desa Ragemanunggal yang terpilih untuk periode ketiga. Ia menyampaikan rasa syukur dan kerendahan hatinya dengan mengucap Innalillahi sebagai bentuk pengingat atas amanah besar yang diemban.
Pandangan serupa disampaikan oleh tokoh organisasi GIBAS, Mandor Cueng. Meski calon yang didukungnya, Bapak Sumarno, belum berhasil memperoleh suara terbanyak, ia bersama ribuan kader tetap optimistis dan berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam ajang Pilkades mendatang.
Sejarah Singkat Pilkades: Tradisi Demokrasi Akar Rumput
Mengutip pandangan akademisi dan dosen UT Bekasi, Bung Suparman, istilah “pesta rakyat” pada Pilkades memiliki sejarah panjang yang telah mengakar jauh sebelum era kemerdekaan dan Pemilu nasional. Pilkades merupakan bentuk demokrasi paling murni di tingkat bawah dengan rekam jejak sejarah sebagai berikut:
- Era Pra-Kolonial: Pemimpin desa (seperti Panepuluh, Buyut, atau Danyang) ditunjuk berdasarkan musyawarah mufakat atas dasar senioritas, kebijaksanaan, atau status sebagai pembuka desa.
- Era Penjajahan Hindia Belanda: Pemerintah kolonial mulai melembagakan pemilihan terbuka di tanah lapang untuk mempermudah kontrol administrasi dan pajak. Metode yang digunakan berkembang dari Sistem Barisan (adu panjang barisan pendukung) dan Sistem Jongkok, hingga penggunaan Sistem Biting (lidi) dan Bumbung (tabung bambu) dengan simbol hasil bumi untuk mengomodasi warga yang belum bisa membaca. Salah satu arsip visual tertua sistem ini tercatat pada tahun 1927 di Plosoarang, Blitar.
- Era Modern: Tradisi ini terus bertransformasi dan dilembagakan melalui undang-undang modern sebagai pesta demokrasi tingkat desa.
Rekapitulasi Sementara Peraih Suara Terbanyak Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Media Utusan Rakyat (Wakabiro Endam), berikut adalah daftar nama peraih suara terbanyak di berbagai kecamatan se-Kabupaten Bekasi:
- Kecamatan Cikarang Timur (6 Desa)
• Cipayung: Siman Sagita (Samyong)
• Labansari: Deni Yogaswara
• Hegarmanah: Mamad Rifai
• Jatireja: H. Tebih
• Karangsari: Umbara
• Jatibaru: H. Apudin Asnawi
- Kecamatan Tambun Selatan (8 Desa)
• Lambangjaya: H. Sukanta
• Lambangsari: Hj. R. Yaceu Herliyanti, S.H.
• Setiadarma: Muhammad Farisan Bajili
• Tambun: Endang Suprihatin, S.H.
• Mekarsari: Hj. Linda Ekawati
• Tridayasakti: Sopian, S.E.
• Sumberjaya: Dulloh Syafe’i
• Setiamekar: Kasan Abdulloh
- Kecamatan Pebayuran (12 Desa)
• Karangpatri: Andi
• Karanghaur: Soleh
• Karangjaya: Anwar
• Karangreja: Bahrudin
• Kertajaya: Tisin
• Bantarjaya: Bos Ici
• Sumberja: H. Rahmat
• Sumbersari: Nurpadilah
• Sumberurip: Jono
• Karangsegar: Pardi
• Karangharja: Ulum
• Bantarsari: Japar
- Kecamatan Muara Gembong (5 Desa)
• Pantai Mekar: Iswadi Idris
• Pantai Bahagia: Mawardi
• Pantai Sederhana: Amir
• Pantai Bakti: Nurman
• Jaya Sakti: Patori
- Kecamatan Kedungwaringin (6 Desa)
• Karangsambung: Tri Rully Lesmana
• Karangharum: Ajeng Friska
• Mekarjaya: H. Sidik Firmansyah
• Kedungwaringin: H. Ibnu
• Waringinjaya: Taufik
• Bojongsari: Lucky Setiawan
- Kecamatan Cikarang Selatan (6 Desa)
• Sukasejati: Engkos Koswara
• Serang: Irwan Handoko
• Sukaresmi: Ace
• Pasirsari: Hj. Aan Anisa
• Cibatu: H. Ranta
• Sukadami: Reza Reynaldi
(Catatan: Desa Ciantra tidak masuk dalam pelaksanaan Pilkades Serentak 2026)
- Kecamatan Cibarusah (6 Desa)
• Cibarusah Kota: Supardi
• Cibarusah Jaya: Heriyana
• Sirnajati: Ma’mun
• Ridogalih: Komarudin
• Ridomanah: Saef Kartiwa
• Sindangmulya: Rizal Efendi
- Kecamatan Cabangbungin (7 Desa)
• Lenggahsari: Ahmad Maulana
• Lenggahjaya: Sadih M. Farhan
• Sindangjaya: Suparjo Rustam
• Sindangsari: Ependi
• Jayabakti: Akim
• Setialaksana: Nurali
• Jayalaksana: Saipul Amsari
- Kecamatan Babelan (5 Desa)
• Kedungpengawas: Hj. Rodiah
• Kedungjaya: Johari
• Muara Bakti: H. Asmawi
• Bunibakti: Sidi Sumardi
• Pantai Hurip: Mustari
- Kecamatan Tarumajaya (5 Desa)
• Pahlawansetia: Ayatullah
• Pusakarakyat: Abdul Wahid
• Samudrajaya: Lili Sumambi
• Segarajaya: Nurdin
• Pantaimakmur: Suherman
- Kecamatan Sukawangi (7 Desa)
• Sukawangi: Royadi
• Sukabudi: Iimudin Suparna
• Sukadaya: Marta Jaya
• Sukakerta: Akim Sukirman
• Sukaringin: Markim Sariputra
• Sukatenang: Munan HB
• Sukamekar: Saiman
- Kecamatan Cibitung (5 Desa)
• Sarimukti: Sadih
• Muktiwari: H. Rusdi
• Wanajaya: H. Iyus
• Sukajaya: H. Amang S.
• Cibuntu: Nadih Rukmana
- Kecamatan Sukakarya (6 Desa)
• Sukamurni: Nurudin, A.M.K.
• Sukaindah: Endang Syuhada
• Sukakarya: Adi Sumardi
• Sukakarsa: Samsudin
• Sukamakmur: Abu Bakrin
• Sukajadi: Acep
- Kecamatan Cikarang Barat (7 Desa)
• Jatiwangi: Hj. Santi
• Danau Indah: Hj. Yati
• Sukadanau: Damin
• Gandasari: H. Rembang
• Gandamekar: Agan
• Mekarwangi: Surya
• Kalijaya: Hj. Ani Siti Rohmah
- Kecamatan Karangbahagia (7 Desa)
• Karangsetia: Armat
• Karanganyar: Nosar Bule
• Karangsentosa: Karta Wijaya
• Karangbahagia: Caum
• Karangsatu: Sarim Belut
• Karangmukti: Sumardi
• Sukaraya: Danu Sumarno
- Kecamatan Setu (11 Desa)
• Cikarageman: Markun Hidayat
• Ciledug: Hadi Hidayat
• Taman Sari: Jahi Hidayat
• Cibening: Anton Suryana
• Muktijaya: Aca Suryana
• Taman Rahayu: Emin Suryana
• Ragemanunggal: Dadang Sopyan
• Kertahayu: Wahab Abdullah
• Burangkeng: Isan Iskandar
• Cijengkol: Saefulloh
• Lebak Buaya: Maulana Yusuf
- Kecamatan Tambun Utara (8 Desa)
• Karangsatria: H. Rohmani, S.Sos. / Emon
• Sriamur: H. Darip
• Satriamekar: H. Abdul Rohman
• Jejalenjaya: Kumpul
• Srimukti: Noval
• Srijaya: Isin, S.E.
• Srimahi: Adi Godil
• Satriajaya: Nyampe Jamaluddin, S.Pd.I.
- Kecamatan Tambelang (6 Desa)
• Sukamantri: Satiri Ahmad
• Sukaraja: H. Tarsin
• Sukabakti: H. Naman
• Sukarahayu: Maryadi Susanto
• Sukawijaya: Hj. Maryati
• Sukamaju: Mardani
- Kecamatan Bojongmangu (6 Desa)
• Bojongmangu: Ibut Jari
• Sukamukti: H. Metu
• Sukabungah: H. Maman Kurmana
• Medalkrisna: H. Samid
• Karangmulya: Asep Wijaya
• Karangindah: H. Mistar
- Kecamatan Cikarang Pusat (4 Desa)
• Pasirtanjung: H. Amin Mulyadi
• Cicau: Maman M.F.
• Sukamahi: Ada
• Hegarmukti: Ajo Subarjo
- Kecamatan Serang Baru (6 Desa)
• Nagacipta: Surdiantoro
• Nagasari: H. Yusup Mulyadi
• Sirnajaya: Abdul Salim
• Cilangkara: Hj. Sanem
• Jayasampurna: Karya Mardi Putra
• Jayamulya: Asep Gunawan
- Kecamatan Sukatani (7 Desa)
• Sukamulya: Desi Kurniati
• Sukadarma: Fahmi Satori
• Sukarukun: Karnada
• Sukamanah: Goler
• Sukahurip: Jiad El Fahmi
• Sukaasih: H. Sudirman
• Banjarsari: H. Adul
- Kecamatan Cikarang Utara (8 Desa)
• Karangasih: Syamsu Dawam
• Karangbaru: Muhamad Alpian
• Waluya: Solihin
• Simpangan: H. Herman
• Pasirgombong: Acep Karna
• Harjamekar: Mayor Nimin
• Wangunharja: Riki
• Mekarmukti: Dede
/Endam





















































Discussion about this post