Gambar: Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Dumai menggelar acara malam ramah tamah dalam rangka memperingati HUT ke-67 Pemuda Pancasila di ballroom sebuah hotel di Dumai, Jumat (30/10/2026) malam.
DUMAI (Utusan Rakyat) – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Dumai menggelar malam ramah tamah HUT ke-67 Pemuda Pancasila, Jumat (30/10/2026) malam.
Acara dihadiri Sekda Fahmi Rizal, Wakil Bendahara MPW PP Riau Fuad Santoso, tujuh Pimpinan Anak Cabang (PAC) PP se-Kota Dumai, unsur Forkopimda, LAMR-Dumai, Ketua PWI Dumai, Ketua KNPI Dumai, Ketua Karang Taruna Dumai, Perbankan, swasta dan para tokoh masyarakat di ballroom sebuah hotel di Dumai.
Ketua Panitia, Deni Kurniawan, mengatakan rangkaian HUT diisi aksi sosial; tanam pohon, pertandingan domino, lomba azan, dan santunan kepada 40 anak yatim.
“Terima kasih kepada para donatur yang telah berkontribusi sehingga acara malam ini dapat terlaksana,” ujar Deni.
Ketua MPC PP Kota Dumai, Abdul Kadir, S.H., yang akrab disapa Roby, dalam sambutannya mengajak kader memahami sejarah dan simbol organisasi.
“Pemuda Pancasila lahir pada 28 Oktober 1959 atas gagasan Jenderal Abdul Haris Nasution. Tiga warna loreng kita, hitam, jingga, dan cokelat, memiliki makna yang dalam,” kata Roby di atas panggung.
Ia menegaskan agar kader menjaga soliditas rumah besar PP yang telah berusia lebih dari setengah abad.
“Pahami dasar-dasar dan simbol-simbol Pemuda Pancasila!!,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal, yang mewakili Wali Kota Dumai H. Paisal, meminta kader meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“SDM memegang peran penting dalam keberhasilan menjalankan organisasi,” ujar Fahmi.
Menurutnya, HUT ke-67 menjadi momentum memperkuat komitmen kebangsaan dan mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Pada kesempatan itu, panitia juga menampilkan monolog teater yang digagas Ketua MPC bersama pengurus.
/Efendi S





















































Discussion about this post